11 Jenis Makanan Yang Dipantang Penderita Kista

Kista ovarium sudah jadi sebuah penyakit yang banyak menyerang kaum wanita. yang dimana pada ovarium / indung telur ini sudah tumbuh pada kista. Kista itu apa ? kista merupakan tumor jinak yang berbentuk kistik seperti balon, berisi cairan kental, udara, nanah serta ada juga yang berupa dalam bentuk anggur.

Kista Ovarium

Untuk mengatasi persoalan penyakit kista ini nggak hanya dengan melakukan pengobatan saja. Namun, Anda juga harus menuruti pantangan makanan apa saja yang sebaiknya Anda hindari. Hal ini dilakukan guna untuk mengoptimalkan proses pengobatan penyakit kista ovarium.

Dibawah ini merupakan beberapa jenis makanan yang dilarang penderita kista ovarium diantaranya :

  1. Kangkung & sawi putih – merupakan jenis sayuran yang sebaiknya dihindari oleh penderita kista ovarium, karna didalam kedua jenis sayuran tersebut mengandung zat yang dapat mengurangi efektivitas kerja obat.
  2. Tauge – juga merupakan jenis sayuran yang dilarang untuk dikonsumsi penderita kista ovarium. Sebab tauge mengandung zat yang dapat mendorong pertumbuhan sel kanker.
  3. Cabai – untuk Anda yang telah divonis mengidap kista ovarium, maka kurangilah konsumsi cabai. Karna cabai bisa menurunkan jumlah oksigen didalam tubuh Anda.
  4. Seafood – penderita kista ovarium sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan laut terlalu banyak. Karna seafood mengandung lemak tinggi yang bisa memperburuk kondisi kesehatan Anda.
  5. Alkohol & soda – jenis minuman yang mengandung alkohol bisa memberikan pengaruh yang buruk pada kesehatan, dan tidak menutup kemungkinan bagi Anda yang menderita kista /pernah menderita kista. Begitu juga dengan meminum jenis mengkonsumsi jenis minuman bersoda yang dapat membuat penderita kista semakin parah.
  6. Makanan yang diawetkan – seperti mie instan, ikan asin, dan beberapa jenis makanan lainnya yang terkandung bahan pengawet didalamnya dilarang untuk dikonsumsi oleh penderita kista ovarium. Hal ini dikarenakan jenis makanan yang diawetkan mempunyai kandungan senyawa kimia yang berbahaya untuk kesehatan.
  7. Aneka jenis buah – seperti nanas, durian, duku dan juga anggur. Penderita kista ovarium harus menghindari semua jenis buahan tersebut. Karna jenis buahan tersebut mengandung alkohol yang dapat mengembangkan sel kanker.
  8. Nangka & lengkeng – penderita kista ovarium juga sebaiknya menghindari konsumsi kedua jenis buahan tersebut. Karena, kedua jenis buahan tersebut mengandung zat yang bisa berpotensi mengembangkan sel kanker.
  9. Daging unggas – yang dimaksud yakni daging yang berasal dari hewan ternak yang menggunakan obat-obatan kimia yang disuntikan ke unggas sehinga bobot unggas menjadi meningkat. Hormon yang disuntikan ke unggas itu mempunyai pengaruh yang buruk untuk ksesehatan seseorang.
  10. Kacang kedelai – penderita kista sebaiknya menghindari konsumsi kacang kedelai. Sebab, di dalamnya terdapat kandungan senyawa fitoestrogen yang bisa meningkatkan estrogen dan xenostrogens yang mana ketika mengalami kelebihan hormon estrogen merupakan suatu hal yang membuat ketidakseimbangan hormon yang akhirnya bisa mengakibatkan penyakit kista ovarium.
  11. Jenis makanan yang diolah dengan cara dibakar/digoreng, penderita sebaiknya menghindari konsumsi makanan yang dibakar/digoreng, dan sebaiknya pilihlah jenis makanan yang diolah dengan cara direbus, dikukus atau di tim.

Nah, itulah beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita kista ovarium. Sebab, dengan Anda menuruti apa saja jenis makanan yang dipantang, maka akan dapat membantu Anda mencegah pertumbuhan kista yang menjadi lebih parah.

Selain menghindari makanan yang dipantang diatas, diharapkan pengobatan yang saat ini sedang Anda jalani juga akan menjadi lebih efektif dalam membantu menyembuhkan penyakit kista ovarium. Serta, disarankan untuk selalu menerapkan gaya hidup sehat dengan menghindari rokok.

Istirahat yang cukup juga dapat membuat tubuh lebih cepat dalam menangkal penyakit ini, dan Anda juga mesti selalu berpikir positif dan jangan terlalu stress sebab hal tersebut bisa mempercepat proses penyembuhan. Sampai disini dulu yah, semoga info diatas bermanfaat buat Anda semua yang membacanya.

Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *